Saturday, 4 January 2014

Filled Under:

Be a Great Woman




           “Dikawini wanita karena empat sebab, karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Carilah yang kuat beragama niscaya kamu beruntung”. (HR. Bukhari)
Hadis di atas sebenarnya bisa kita jadikan sebagai pengingat bagi kaum wanita untuk membenahi dirinya dari empat segi, yaitu harta, keturunan, kecantikan, dan agama.
                Ketika para lelaki menjadikan empat kriteria itu sebagai acuan unuk menyeleksi para wanita yang layak dijadikan sebagai pendamping hidupnya, seharusnya, para wanita berusaha semaksimal mungkin mendekatkan dirinya pada keempat kriteria itu sebagai salah satu upaya perbaikan kualitas diri.
                Jika Rasulullah menyarankan para lelaki yang siap nikah agar memilih perempuan yang punya beberapa kriteria tersebut, berari perempuan itu adalah perempuan yang istimewa menurut Rasul. Ini seharusnya bisa dijadikan sebagai motivasi bagi kaum wanita untuk melakukan perbaikan hari demi hari hingga mendekati kriteria yang telah ditetapkan oleh Rasulullah.
                Pertama, adalah perbaikan dari sisi harta. Perempuan saa ini tidak tabu lagi melakukan pekerjaan y ang layak. Banyak sekali posisi yang bisa dijadikan oleh para perempuan sebagai lahan untuk menjemput rezeki dari Allah. Kecerdasan financial kaum perempuan tidak jauh berbeda dengan kaum lelaki. Banyak pengusaha sukses dari kalangan musimah yang bahkan bisnisnya mampu mempekerjakan banyak kaum pria.
                Kedua adalah keturunan. Meskipun relatif, tetapi pada umumnya perempuan yang baik biasanya lahir dan dewasa dalam komunitas keluarga baik-baik. Ika kita merasa keluarga kita masih jauh dari kriteria baik, ini adalah salah satu moivasi untuk memperbaikinya. Mari kita buktikan bahwa keluarga kita adalah keluarga yang dapat dijadikan sebagai calon keluarga baru yang bisa menerima calon suami yang nantinya hidup bersama kita semuanya. Mari buktikan bahwa keluarga kita adalah keluarga yang layak dijadikan sebagai keluarga yang baik.
                Ketiga yaitu kecantikan. Benar memang bahwa kecantikan wajah bukan segalanya. Kecantikan hatilah yang paling utama dan yang diperhatikan oleh Allah. Tetapi kita tahu bahwa menyukai keindahan sudah menjadi fitrah manusia. Tidak ada satupun manusia yang menyukai sesuau yang jelek dan berantakan. Allah memperbolehkan menjadikan kriteria canik sebagai pilihan, berari kecantikan merupakan salah satu karunia Allah yang harus dijaga. Mungkin ada dari kita yang bertanya “bukannya cantik atau tidak sudah ditetapkan oleh Allah dari lahir?” benar memang, tetapi sangat disayangkan ketika banyak para muslimah karena kesibukannya hingga melupakan kerapian dan penampilannya.
                Merawat diri dalam artian yang masih dalam batas kewajaran sungguh diperbolehkan dalam islam. Karena kecantikan itu nantiny akan dipersembahkan  untuk suami yang seumur hidup insyaallah akan mendampingi kita.
                Kriteria terakhir yakni agama. Ketiga kriteria di atas tidak ada artinya jika agama dan akhlak kita buruk. Ketiga kriteria itu hanya akan menjadi boomerang jika kita tidak memiliki keimanan dalam hati.

 
“Kalau wanita mempunyai akhlak baik dan cara berpikir positf, Ia adalah angka 1. Kalau ia juga cantik imbuhkan angka 0, jadi 10. Kalau ia juga punya harta, imbuhkan lagi 0 jadi 100. Kalau ia cerdas, imbuhkan lagi 0, jadi 1000. Jika seorang wanita memiliki semuanya tapi tidak memiliki yang pertama, ia hanya ‘000’. Tak bernilai sama sekali” (Muhammad bin Musa Al Khawarizmi)

0 comments:

Post a Comment

Copyright @ 2013 Ya Allah, Bimbing Hamba Menjadi Wanita Salehah.